Diet sehat

Cara Diet yang Aman untuk Turunkan Berat Badan, Tanpa Bahayakan Kesehatan

Pada dasarnya, kelebihan berat badan terjadi akibat terlalu banyak kalori yang masuk ke dalam tubuh. Sementara kalori yang dikeluarkan tidak sebanding dengan yang masuk, sehingga kalori tersebut menumpuk dan berubah menjadi lemak. Pada akhirnya lemaklah yang membuat perut Anda buncit dan ukuran paha serta lengan bertambah besar.
Meski Anda sangat ingin mendapatkan berat badan yang ideal, sebaiknya Anda pilih-pilih diet yang tidak membahayakan kesehatan. Tidak sulit kok untuk menerapkan diet sehat alami, sebab pada dasarnya semua orang – mau yang kelebihan berat badan atau tidak – harus melakukan diet ini agar terhindar dari berbagai penyakit kronis di kemudian. Lalu, bagaimana cara diet sehat alami?
1. Pilih makanan yang tepat, jangan melewatkan waktu makan
Cara diet sehat alami yang pertama adalah dengan memilih makanan yang Anda konsumsi sehari-hari. Ya, pemilihan asupan makanan yang tepat memegang peran penting untuk kesuksesan program diet Anda.
Cara diet sehat ini dapat Anda lakukan dengan menghindari makanan yang berlemak serta mengandung gula tinggi. Makanan dengan gula tinggi memiliki nilai kalori yang tinggi pula sehingga buruk bagi tubuh. Selain itu, hindari pula makanan kemasan serta gorengan karena makanan seperti itu hanya akan menggagalkan diet sehat Anda saja.
Sebaliknya, kalau Anda mau menjalani diet sehat alami, perbanyak konsumsi buah dan sayur. Tetapi, bukan berarti Anda menghindari makan nasi atau makan lauk-pauk ya. Semua makanan itu tetap kok diperlukan bagi tubuh, namun Anda harus mengatur porsinya dengan baik.
2. Atur porsinya sesuai dengan kebutuhan
Setelah memilih makanan yang tepat, maka cara diet sehat selanjutnya adalah mengatur porsi makanan tersebut. Anda harus makan sesuai dengan kebutuhan kalori per hari. Tentu, ini tidak bisa sembarangan menghitungnya.
Kalau Anda kesulitan Anda bisa konsultasikan hal ini dengan ahli gizi. Namun, bagi Anda yang memiliki berat badan, biasanya akan diperbolehkan untuk mengonsumsi makanan sebanyak 1500 kalori.
Untuk menerapkan cara diet sehat, ingatlah selalu bahwa dalam satu kali makan Anda harus menyeimbangkan semua zat gizi yang diperlukan tubuh. Anda dapat menyesuaikannya dengan prinsip gizi seimbang, yaitu ada karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
Jadi, dalam satu kali makan, Anda harus mengonsumsi makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur satu mangkuk, serta buah sebagai selingan. Anda bisa menerapkan porsi sesuai dengan ilustrasi gizi seimbang berikut ini.

Porsi satu kali makan (sumber: Pedoman Gizi Seimbang 2014)
3. Ganti gula dengan pemanis yang lebih sehat
Banyak orang sering meremehkan cara diet sehat satu ini. Padahal, cara diet sehat dengan mengganti gula dengan pemanis yang lebih sehat adalah salah satu ampuh untuk menurunkan berat badan Anda.
Seberapa sering Anda menambahkan gula dalam makanan atau minuman Anda? Banyak orang yang tidak tahu seberapa banyak ia mengonsumsi gula dalam satu hari. Ingat, gula dan makanan manis adalah makanan penyebab berat badan berlebih, dan tentu saja buruk bagi kadar gula darah Anda.
Mulai sekarang, Anda sebaiknya mengganti gula dengan pemanis yang memiliki kalori lebih rendah – tetapi tak kalah manisnya dengan gula. Sekarang ini telah banyak pemanis buatan yang memiliki kalori yang rendah, aman bagi kadar gula darah, dan tak bikin timbangan berat badan melonjak.
4. Jadikan olahraga sebagai kebutuhan
Olahraga adalah cara diet sehat alami yang paling mudah untuk Anda lakukan. Pasalnya diet sehat alami tidak akan optimal jika tak melakukan olahraga. Oleh sebab itu, mulai sekarang jadikan olahraga sebagai kebutuhan, bukan lagi kewajiban.
Pasalnya tubuh Anda perlu mengeluarkan dan membakar kalori-kalori yang masuk ke dalam tubuh. Kalau bukan dengan olahraga rutin, dengan cara apa lagi tumpukan kalori – yang berbentuk lemak – itu bisa dihilangkan?
Mulailah membiasakan diri untuk olahraga secara rutin setiap hari, setidaknya 30 menit. Untuk memulainya, Anda bisa kok berjalan-jalan santai atau jogging selama 30 menit di area rumah.

5. Menerapkan pola hidup sehat
Setelah menerapkan berbagai cara diet sehat seperti yang sudah disebutkan di atas, alangkah baiknya jika Anda juga menerapkan pola hidup yang baik secara keseluruhan. Apa saja pola hidup yang baik itu?
Ini dapat Anda lakukan dengan berbagai cara, misalnya tidur dengan cukup dan hindari begadang. Lalu, hindarimengonsumsi alkohol yang berlebihan dan jangan merokok. Hal-hal tersebut akan membantu diet sehat alami Anda berjalan dengan mudah dan berhasil.
6. Mengonsumsi Banyak Air Putih
Banyak praktisi kesehatan selalu menganjurkan untuk memperbanyak mengonsumsi banyak air putih, yaitu minimal 8 gelas perhari. Memperbanyak mengonsumsi air putih dapat mengurangi resiko dehidrasi, selain itu juga efektif untuk menurunkan berat badan karena lambung akan penuh sehingga kamu akan merasa kenyang meskipun tidak makan.
7. Mengonsumsi Makanan Kaya Serat
Salah satu cara diet alami dalam 1 minggu adalah dengan mengonsumsi makanan kaya serta. Makanan ini mampu menurunkan berat badan secara cepat dan sehat. Makanan kaya serat dapat diperoleh dari buah dan sayuran, diantaranya adalah kentang, brokoli, bayam, sayuran hijau lainnya, jambu biji, pir, dan pisang.
8. Mengganti Karbohidrat Biasa Dengan Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat merupakan sumber energi dan gula bagi tubuh sehingga tubuh membutuhkan asupan karbohidrat yang cukup. Biasanya karbohidrat didapat dari nasi, mie, dan lainnya. Ternyata makanan itu sulit untuk diserap oleh tubuh sehingga menumpuk menjadi lemak. Oleh karena itu gantilah karbohidrat biasa dengan karbohidrat kompleks seperti gandum, beras merah, kacang-kacangan, sereal, dan lainnya karena lebih mudah diserap oleh tubuh menjadi energi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Pilihan makanan diet sehat yang baik dikonsumsi sehari-hari
Sebenarnya ada banyak makanan diet sehat yang dapat Anda konsumsi. Namun, beberapa makanan diet sehat di bawah ini mungkin bisa jadi referensi Anda.
1. Oatmeal
Oatmeal adalah salah satu makanan diet sehat yang paling sering dikonsumsi. Bahkan oatmeal bisa dibilang sebagai makanan diet sehat yang wajib ada setiap hari dalam menu Anda.

Sebuah studi yang dilakukan selama 6 tahun oleh para peneliti dari University of California telah membuktikan bahwa mengonsumsi outmeal sebagai menu diet sehat telah terbukti membantu menurunkan berat Anda.
Dalam penelitian tersebut diketahui bahwa orang yang selalu sarapan dengan oatmeal, memiliki indeks massa tubuh lebih rendah ketimbang orang yang tidak sarapan sama sekali dan kelompok orang yang sarapan dengan menu lain. Hal ini terjadi karena oatmeal termasuk makanan yang mengandung serat tinggi dan nilai indeks glikemik yang rendah.
Kandungan protein, magnesium, fosfor, dan vitamin B1 dalam oatmeal juga berfungsi untuk menghasilkan energi sehingga membuat Anda tetap bersemangat untuk menjalani aktivitas.
Selain terbukti membantu menurunkan berat badan, oatmeal juga dapat membantu menjaga kadar kolesterol serta gula darah agar tetap normal. Untuk menu sarapan program diet Anda, oatmeal bisa jadi pilihan yang tepat.
2. Apel
Apel merupakan salah satu buah yang paling banyak disukai orang ketika sedang diet. Buah berwarna merah atau hijau ini memang memiliki kandungan zat gizi yang baik dan mampu membantu usaha Anda dalam menurunkan timbangan berat badan. Dalam satu buah apel ukuran kecil atau sekitar 85 gram, hanya terkandung 50 kalori dengan 12 gram karbohidrat.
Sementara serat yang terkandung di dalamnya adalah serat larut air yang ampuh membuat Anda tahan lapar lebih lama. Ini artinya, Anda bisa jadikan apel sebagai selingan untuk makanan diet sehat di sela-sela waktu makan, supaya mencegah Anda mengonsumsi makanan dalam jumlah yang berlebihan. Apel juga punya tingkat indeks glikemik yang rendah sehingga aman bagi Anda yang memiliki diabetes, namun ingin mengendalikan berat badan.
3. Putih telur
Biasanya putih telur dikonsumsi oleh para binaragawan sebagai menu diet sehat. Tidak seperti kuning telur, putih telur tinggi protein namun rendah lemak, sehingga sehingga cocok dijadikan sebagai makanan untuk diet Anda.
Ya, dalam 100 gram putih telur saja terdapat protein sebanyak 10,9 gram. Sementara, untuk lemaknya hanya ada sekitar 0,17 gram. Karena rendah lemak, Anda tak perlu khawatir makanan ini akan menambah tumpukan lemak di dalam tubuh.
Ditambah lagi, makanan diet sehat ini tidak punya nilai indeks glikemik, karena tak memiliki kandungan karbohidrat, sehingga penderita diabetes bisa dengan aman mengonsumsi putih telur.
Meski rendah lemak, Anda harus mengonsumsinya dalam jumlah yang cukup dan sesuai kebutuhan ya. Jangan lupa, variasikan putih telur dengan menu diet sehat lainnya agar asupan nutrisi Anda tetap terpenuhi.
4. Brokoli
Brokoli bisa Anda andalkan sebagai salah satu makanan diet sehat. Hal ini karena brokoli renda kalori namun kaya akan vitamin, serat, serta mineral. Bayangkan, satu gelas yang penuh dengan potongan brokoli hanya mengandung 30 kalori saja. Sementara untuk kandungan serat, brokoli memiliki serat sebanyak 5 gram yang dapat membantu Anda kenyang seharian.
Tidak hanya itu, pada orang dengan diabetes, sayur jenis ini mampu membantu mengendalikan kadar gula darah. Jadi, makan brokoli sebanyak-banyaknya juga tidak akan bikin gula darah Anda naik.
5. Ikan
Selain berbagai jenis makanan yang sudah disebutkan di atas, Anda juga dapat mengonsumsi ikan sebagai makanan diet sehat. Kandungan lemak baik dalam ikan dapat membantu Anda menurutkan berat badan, loh. Tidak seperti daging, ikan punya jenis lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan otak. Biasanya, lemak ini ada di dalam ikan perairan laut dalam seperti, salmon, tuna, san makarel.
Selain itu, sebuah penelitian yang dilakukan di Swedia mengungkapkan bahwa orang yang menu makan malamnya adalah ikan, cenderung memiliki asupan 11% lebih rendah ketimbang orang yang makan daging.
Mengonsumsi asupan yang cukup dan tak berlebihan juga adalah cara bagi diabetesi untuk mengelola penyakitnya. Agar manfaat ikan ini lebih optimal, sebaiknya hindari mengonsumsi ikan dengan cara digoreng. Alih-alih ingin menurunkan berat badan, proses memasak tersebut justru akan menyumbang lebih banyak lemak di tubuh Anda.
7. Camilan yang rendah kalori
Tak perlu meninggalkan kebiasaan untuk ngemil. Selama menjalani diet, Anda sebenarnya tak dilarang kok untuk makan camilan. Saat ini telah banyak camilan sehat dijual di pasaran sebagai makanan diet sehat.
Akan tetapi, pastikan jika camilan yang Anda konsumsi memang rendah kalori dan tak mengandung gula tinggi, ya. Oleh sebab itu, selalu periksa label nilai gizi yang tertera dalam kemasan makanan sebelum Anda membeli camilan sehat. Perhatikan dengan cermat kandungan gula, lemak, serta kalori di dalam camilan tersebut.

Yuk, Coba Menu Diet Sehat 2.000 Kalori Ini!

Untuk kamu yang ingin menurunkan berat badan, mengonsumsi makanan berdasarkan kebutuhan kalori amatlah penting. Yang penting jangan sampai kalori yang dikonsumsi melebihi dari yang tubuhmu perlukan sehingga malah menumpuk dan menjadi lemak.
Kebutuhan 2.000 kalori sudah cukup bagimu setiap harinya, selain dengan menerapkan ke-6 langkah di atas, dukunglah cara diet kamu dengan menu diet yang sehat dan alami di bawah ini:
• Sarapan
o Sereal ditaburi kismis dengan susu bebas lemak sebagai pelengkap.
o Setelah itu jangan lupa makan satu buah pisang kecil ditambah selembar roti terbuat dari biji-bijian utuh yang diolesi margarin atau selai jelly.
Alternatif:
o Oatmeal yang ditaburi kismis dan dimasak dengan margarine.
o Jus jeruk atau susu bebas lemak kira-kira 250 ml untuk jus jeruk atau 120 ml untuk susunya.
• Makan siang
o Roti sandwich yang terbuat dari biji-bijian utuh diisi saus mustard, ayam, tumis jamur, dan selada.
o Sebagai tambahan, kamu juga bisa menyantap 200 gr kentang rebus.
• Makan malam
o Satu mangkuk nasi merah dengan capcay tahu dan sayuran serta paprika.
o Secangkir 250 ml teh lemon
Bagaimana dengan camilannya? Kamu yang belum bisa menahan diri kalau tidak ngemil bisa coba mengonsumsi 245 gr yoghurt rendah lemak dengan potongan buah.
Nah, biasanya kalau tidak mengonsumsi makanan lezat favorit yang tinggi lemak serta kalori terkadang bisa membuat orang yang sedang diet menjadi stress. Untuk itu, kamu boleh saja mengonsumsi makanan berlemak atau berkalori tinggi sewaktu-waktu, misal hanya pada hari minggu saja. Tapi hari berikutnya, kamu harus kembali lagi mengonsumsi makanan rendah lemak karena berguna untuk menghindari penumpukan kalori yang bisa menjadi lemak.